Kuliah perdana Pra nikah
Alhamdulillah ahad kemarin tanggal 20 April, telah dimulai kuliah perdana ini, dikarenakan beberapa request dari sahabat2, maka kucoba tuliskan materi perdana kuliah kali ini. Materinya Sesuai dengan kurikulum yang pernah kutuliskan disini..
Langsung saja yak ;)
Mengenai Persiapan nikah
Pertemuan kali ini terdiri dari beberapa point, point pertama dimulai dengan pendahuluan, berupa urgensi mengenai pernikahan, dilanjutkan dengan pembahasan bekal-bekal apa saja yang harus dipersiapkan sebelum menikah.. Sebelumnya, mohon maaf jika pembahasan yang saya tuliskan lagi disini lebih banyak dari sisi muslimah, karena kelas antara ikhwan (laki-laki) dan akhwat (perempuan) terpisah, jadi masing2 punya pembahasan khusus tersendiri meski topiknya secara global sama :)
Berikut pendahuluan yang mengawali materi kali ini :)
Islam sangat mengajurkan pernikahan. Banyak ayat- ayat Al Qur’an dan Hadist Rasulullah SAW yang menjelaskan tentang keutamaan dan hikmah pernikahan, antara lain : menentramkan jiwa, rasa kasih sayang, menutup pandangan dari yang diharamkan Allah, melestarikan hidup manusia-memelihara nasab, menjalin ikatan kekeluargaan, memperkuat hubungan kemasyarakatan dan merupakan jalan untuk mengatasi kemiskinan.
Keutamaan dan hikmah pernikahan tersebut akan bisa dicapai manakala bekal persiapan menikah dimiliki oleh mereka yang akan melaksanakan pernikahan. Memasuki gerbang pernikahan ibarat mulai menaiki kapal untuk berlayar di tengah samudra kehidupan yang luas dan dalam, sehingga mempersiapkan bekal untuk menghadapinya merupakan keniscayaan.
Adapun bekal-persiapan nikah meliputi :
A.Persiapan Ilmu-fikriyah
1. Matang visi keislaman :
Disana dijelaskan dari sisi individu seorang muslimah terlebih dahulu, mengenai urgensi dari kepahaman kita akan jati diri kita sebagai seorang muslimah dengan segala aturannya, bangga sebagai muslimah dan berusaha berislam secara kaffah.
Nah, Kematangan ini nantinya akan dapat berbuah keyakinan dan pemahaman bahwa dalam berumah tangga, interaksi antara seorang muslimah dengan suaminya kelak adalah manusiawi, namun pertanggung jawaban atas setiap akivitas itu langsung kepada Allah.. hmm artinya gini, jika kita menyadari bahwa setiap interaksi kita sebagai manusia itu pertanggungjawabannya langsung kepada Allah, maka muslimah akan lebih bersikap cermat baik dalam berniat, berbuat maupun bersikap. smuanya akan kita lakukan hanya karna Allah, mengharapkan Ridhonya, akan ad saat kita kecewa dan hal-hal yang tidak berkenan di hati, smuanya kita kembalikan pada Allah, karna apa, karna tanggung jawab kita langsung pada Allah..
2. Matang visi kepribadian
Artinya paham akan diri kita sendiri (tp secara proporsional menilai diri, tidak terlalu negatif dan jg tidak
terlalu positif -> ffhh..susah memang yak, Amel akui itu :D), berusaha ridha dengan apa yang telah kita miliki secara dasar (sebagai contoh hal yang dasar adalah, kulit sawo matang, hidung tidak mancung, pipi tembem, dan hal lainnya yang kita harus ridhai dan syukuri:) )
Dari kepahaman akan diri kita sendiri akan mengarah pada kriteria calon pasangan dan juga dapat dijadikan sebagai bekal untuk mengenali pasangan kita, disebutkan pula bahwa kriteria pasangan yang paling baik adalah yang paling tepat, bukan karena keidealannya.. wallahu’alam :)
3. Matang visi skill-pekerjaan
skiil disini sifatnya lebih ke konseptual berupa pengetahuan-pengetahuan yang idealnya diketahui sebelum menikah, seperti hak dan kewajiban suami istri, skill komunikasi, pemahaman fiqh keluarga, pendidikan anak, manajemen keuangan, sosiologi dan kemasyarakatan.
Dalam skill komunikasi rumah tangga lebih lanjut dibahas, berupa kata2 kunci dalam komunikasi yang biasanya berinti menjadi satu hal bagi perempuan dan laki-laki, berikut satu kunci itu:
kata kunci bagi perempuan adalah ” Empati “, sedangkan kata kunci bagi laki-laki adalah “eksistensi“. maksudnya kenapa empati bagi perempuan, karena perempuan akan merasa senang jika suaminya sudah menunjukkan sikap empati, sementara laki-laki akan merasa senang jika istrinya menseniorkan dirinya, membuat ia merasa di exist-kan.
Kemudian mengenai pendidikan anak lebih lanjut dijelaskan juga bahwa pendidikan kepada anak sebaiknya diterapkan sedini mungkin sedari kandungan, kemampuan seorang calon ibu yang menikmati masa-masa kehamilan (walau dengan segala penderitaannya) dan mendidik anaknya semenjak ia berada di dalam kandungan (”aduh, gmn ngomongnya yak:D, susah dijelaskan dengan kata2 bagian ini:D”).
B. Persiapan Ruhiyah Ma’nawiyah
1. Memahami bahwa jodoh adalah rahasia Allah, dengan itu mampu menimbulkan sikap yang positif untuk menjemput jodoh itu, memahami cinta sejati itu muncul dan terasa nyaman setelah menikah, ikhlas menerima sisi positif/negatif pasangan, memahami bahwa pasangan kita adalah amanah sekaligus ujian buat kita, fokus pada perbaikan diri dan tidak membuang energi percuma dengan mengekspresikan cinta yang belum pada tempatnya, membiasakan positive thinking sedari sekarang.
Ingatlah janji Allah bahwasanya “Perempuan yang baik-baik adalah untuk laki-laki yang baik…… “
2. Peningkatan ibadah mahdhoh, ini lebih kepada masa-masa setelah khitbah (lamaran), dikarenakan masa-masa ini dikatakan masa-masa dimana fluktuasi emosi menjadi sangat cepat, jadi dengan terus mencoba membangun kedekatan kita pada Allah, banyak berkomunikasi padaNYA, insya Allah, masa-masa ini mampu kita lewati.
3. Memahami bahwa menikah adalah ibadah, dan menikah merupakan setengah dari dien, diawali dengan niatan yang lurus hanya karena Allah, berupaya bagaimana nantinya kelak keluarga yang saya bentuk ini mampu bermanfaat bagi umat (keluarga, profesi, masyarakat).
C. Persiapan fisik jasadiyah, yakni :
1. Kesehatan : pemeriksaaan dan pemeliharaan organ-organ tubuh, seperti organ pernafasan, organ reproduksi, dan lain2.
2. Kekuatan : bagaimana kita mempersiapkan secara fisik untuk dapat menanggung tambahan beban kelak ketika sudah menikah, tentunya jelas berbeda ketika kita masih single , sedari sekarang memiliki pola hidup sehat (makan teratur, cukup minum (min 8 gelas sehari), olahraga), memanage stress, memperhatikan nilai gizi dari makanan (tidak hanya enak dilidah), ffuuhh…PR besar ini bagiku :D.
D. Persiapan Finansial-Maliyah, terdiri dari beberapa hal, yaitu:
1. Memiliki keyakinan bahwa Rizqi itu datangnya dari Allah (QS:An-Nur:32), namun mengetahui prosedur untuk menjemput rizqi itu.
2. Mempunyai “Modal”, maksudnya modal disini tidak hanya sumber maisyah (penghasilan) bagi calon suami,tapi juga modal seorang calon istri berupa kemampuan memanage keuangan tersebut. Ummi juga berpesan bahwa “lebih baik mempersiapkan pada pahit-pahitnya dulu, supaya jika benar memang kita mengalami, maka kita ga kaget lagi, tapi klo ga mengalami, ya syukur alhamdulillah” , “Ho oh yo”
Selanjutnya diberikan ringkasan berupa langkah praktis dalam persiapan untuk menikah, yaitu:
1. Jadilah orang sholih dengan memulai proses dan mencari lingkungan yang baik.
2. Optimalkan dan matangkan semua persiapan pernikahan.
3. Buat kriteria pasangan yang tepat dan cari dengan cara yang ditentukan Islam
4. Musyawarah dengan orang yang paham.
5. Mengusahakan proses ta’aruf (perkenalan), akad nikah, walimah dan pasca nikah, bersih dan islami, senantiasa meluruskan niatan, smoga Allah memudahkan dan menjaga niatan dan proses-proses tersebut..amiin :)
Wallahu’alam Bishawab
Alhamdulillah…selesai sudah materi softcopy kuliah perdana ini, alhamdulillah…smoga untuk kuliah selanjutnya tidak ada halangan tuk ku datang, mencatat, dan menyerap ilmu dari materi yang disampaikan..amiiin, smoga bermanfaat, mohon maaf jika terdapat kekurangan disana-sini, maklum materinya hanya terdiri dari selembar kertas dan catatan tambahan yang kutulis… Alhaqqumurrobbik fala takuu nannaminal mumtariin.
NB: o ya, berhubung aku juga Cuma mendengarkan, so sesi Tanya jawab yg ditujukan padaku ga bs dibuka disini yak bagi penulis, tapi diskusi diperkenankan kok, karena mungkin banyak yang lebih paham daripada amel yg juga jadi peserta kuliah ini, silahkan mari kita berbagi ilmu dan pengalaman disini ;)
Sumber: Kuliah perdana Pra Nikah dan manajemen rumah tangga islami.




jazakillah… sudah meluangkan waktu untuk memenuhi request saiya.. jadwal nyekrip tak diganggu kan? :p
persiapannya banyak jg ya.. dan susah.. tentang pemahaman.. pematangan visi.. fisik jasadiah… finansial-maliyah.. waa bnyk yg mesti disiyapin :d
baiklah.. saiya akan berusaha mematangkan visi & pemahaman, berempati, dan masih banyak lagi.. semoga menjadi lebih baik.. amiiin… mari, mari… sama2 berjuang…
*menunggu liputan episode 2* ;;)
Jadi ingat masa sebelum nikah dulu.
Sepertinya ada beberapa checklist pra nikah yang terlewatkan. hiks.
Jadi ingat, sebelum nikah dulu untuk mas kawinnya aq ‘terpaksa’ jual kipas angin yang aq beli waktu masih bujangan. hi…. (jd malu). Tp aq bersyukur sama Tuhan, akhirnya aq bs nikah walaupun cuma di Masjid. Toch nikah itu yg penting ijab kabulnya khan??
hahaha, banyak ya cerita lutju pra nikah…
makasih mbak amel.
jadi pengetahuan yang bagus buat kita2.
nanti mungkin perlu dikembangkan kuliah perdana pasca nikah ya. biar tingkat perceraian berkurang di Indonesia :)
buat bang uddin, yang malu itu harusnya kami. para bujangan yang belum menikah :) salut buat ente :)
wah makasih nih
postingn amat membantu
bisa aja adikku :)
ada yng mw cepet2 nikah ya…. disegerakanlah…!!! hehe…..
“Bagi Pemuda Pemudi yang merindukan dalam mencari pendamping hidup”
1. Luruskan niat, hanya karena alloh ta’ala saja dan niatkan untuk ibadah, maka apapun jawabannya insya alloh tidak akan merasa sakit hati atau kalaupun sakit hati insya alloh tidak akan sampai berkepanjangan,
2. Sempurnakan Ikhtiar, Meminta secara baik-baik dan berusaha sebaik-baiknya dengan mengharapkan jawaban yang tegas dan ikhlas tentu saja, maka insya alloh kita tidak akan terhindar dari kekecewaan dan penyesalan
Sebab tidak akan ada penyesalan dengan sholat istikhoroh dan tidak ada kekecewaan dengan musyawarah.
3. Do’a , setelah ikhtiarnya sempurna jadikan do’a sebagai penolong mu karena kekuatan do’a ini memang luar biasa, makanya benar senjatanya orang muslim adalah dengan berdo’a ,
Kata pepatah :
“Sedalam-dalamnya lautan dapat diselami, hati orang siapa yang tahu”
Jawabannya adalah:
“Alloh yang maha tahu “,
Alloh yang mengusai hati ini dan alloh pula yang akan memberi tahu isi hati seseorang kepada orang yang dikehendakinya.
Dan jalannya adalah tentunya dengan sholat dan berdo’a.
4. Tawakal, serahkan semua urusan dan masalah hanya kepada alloh, cukupkan alloh saja yang menjadi penolong dan sebaik-baik penolong.
Semua taqdir dan ketentuannya adalah yang terbaik buat hambanya, bila dalam sangkaan kita baik belum tentu bagi alloh. Maka sudah sepantasnya lah kita berprasangka baik kepadaNYA,
Alloh akan mengingat hambanya sepanjang hambanya itu mengingatNYA.
Kita Tidak akan merasa patah hati kalo sekiranya tahu bahwa hati ini hanya milik Alloh, dan Alloh yang menguasai hati ini, Alloh pula yang menggenggam hati ini.
Maka bagi yang masih merindukan Hadirnya pendamping hidup senantiasalah berusaha dan berdo’a, karena yaqinlah sesungguhnya kita sudah diciptakan berpasang-pasangan, maka pintalah pasangan yang Haq buat kita menurutNYA yang telah ditentukan oleh Alloh untuk kita.
Semoga kerinduan kita dalam menemukan pasangan ini selalu ada dalam jalan yang diridhoiNYA, amiin.
Dan jangan minta disegerakan apa-apa yang ditangguhkan olehNYa, dan jangan pula minta ditanguhkan apa-apa yang disegerakan olehNYA.
Karena semua ketentuanNYa adalah yang terbaik buat hambanya pada waktu yang sudah di tetapkanNYA..
wah lebih jelasnyo baca d wisata hati ye….
hmmm…. kuliah yg menarik … ada yg mau buru2 ?
subhanalllah…. tersinggung berat jafis…
request yaaa…. gimana cara memantapkan hati untuk memilih seseorang sebagai pasangan hidup kita !!!!!
Wah…kuliah bermanfaat neh, bagi yg muda2, jd berasa tuwa banget yah ;)
@jafis :
KAPAN KAWIN!™ ehehe..
@jafis :
KAPAN KAWIN!™ ehehe..
@jafis :
KAPAN KAWIN!™ ehehe..
@jafis :
KAPAN KAWIN!™ ehehe..
@jafis :
KAPAN KAWIN!™ ehehe..
Nice..
makasih, nambah ilmu neh..
*Celingak celinguk nyari” kali aja ada yang bisa dijadiin calon istri*
eksistansi dan empati
bener tuh
waduh banyak sekali ilmu yang saya dapatkan disini…jadi pengen nikah jadina habis kuliah pranikah, tapi masak sama kambing..? :)
salam kenal….
Mudah2an ga salah nulis yang bisa menyebabkn kekacauan dunia blogger..
Bismillahi..
Wah, baru perdana aja dah sebanyak gini ilmunya.. pas beres baca udah serasa jadi penghulu aja…but, kira2 kuliahnya ampe berapa lama ya? secara butuh banget ma transfer ilmunya mel.. because eh because waktu untuk nikahnya jg dah semakin deket..:D
Dah ah..
Wattau…
agh..aku lama lagi nikahnya, eniwei..thx atas infonya.. ;)
he2 ternyata mba ikutan toh? he2..
ditunggu postingan selanjutnya. Jazakillah.. :)
~ Andaluzzia
wa’iyyakum.. Njeh…samangaat kak ;), btw, untuk materi yg kedua ga janji yaaa..
~ julfan
wah, gpp pak, ga ad kt terlambat lho pak, pasca nikah mungkin msh bs diterapin :), sing penting dah selangkah lebih maju dr saya
~ uddin
hmm…. iya itu emang yg terpenting pak, tp tetep ad aspek realistis yg harus tetep dipertimbangkan matang2 (halah :D)
~ antown
hehehe..spertinya dah banyak makan asam garam Pak
~ arifrahmanlubis
njeh…sami2..senang bs bermanfaat :)
hmm…usul bagus, tp saya ikut kuliah ini dulu aja je
~ achoey
sami2 kak.. hihihi..deuuu..jia you kak…hihihi
~ denbagus
ee…iya thoh?? siapa yan? siapa yan? *pura2 lemot
~ sandi zizou
wah pertama kalinya kw komen Tlet besak ye disini :P
sipp..mokasih Ndi tambahan ilmunyo ;), payoo jd makmn perkembangan kw tu Ndi, kpn ngundang2 nee ??
~ joerig
hehe…buru2 siy ga, tp ASAP wae neng.. ga baik juga klo buru2 itu
~ jafis
wehehe..kesinggung buruan lah kak… :D, hmm.. apo ye? coba tanyakan pada hatimu, tanyakan pada Allah, carilah kelebihan dan kesamaannya dengan dirimu, yg kira2 bisa lebih membuat hatimu mantap padanya… mm, mungkin dicari juga potensi apa yg dia miliki, sehingga nantinya bs mendukung kita kelak. (halah, sok tau mode on akuni :D)
~ Um Ibrahim
wah ummi, ummi masih muda kok, cantik, baik, lembut, penyayang… hihihi *hati2 ad maunya nee
~ TIM’s
pertanyaan yg sm tuch kak
~ friend
:), sami2.. smoga bs bermanfaat :), btw tp disini bukan t4 biro jodoh e Mas hihihihi
~ albasit
wah, dah berpengalaman yak hihihihi
~ hilman
hihihi…monggo mas, tp jangan ma kambing lah, tp klo kepaksa ya itu terserah Mas *jd inget iklan provider nich
njeh, slm kenal kembali, makasih dah berkunjung kesini, sering2 yak ;)
~ ^_^
hehe.. takut kena protes dia :D, hehe yah klo dah siap mah kagak usah nunggu ni materi kul mpe selesai.. masih lm kelarnya, liat aj di jadwalnya di postingan dahulu..
~ okta sihotang
hehe..kita ga tau mas kpn itu datangnya, manusia hanya bisa berencana :), yups..sami2..senang bs berbagi ^^
~ miftah
njeh.. ikutan bareng devi juga :D, hmm.. bingung ni ahad besok banyak bgt agenda , badan ga bs dibelah dua ni dek, confuse..istiharah dulu je :(
wah jadi kepengen cepet2 nikah :mrgreen:
Mel, makasih requestku udah dipenuhi, ga ganggu jadwal skripsimu kan bicek?:D
Subhanallah… Luruskan niat. Lulus kuliah, pulang, dan semoga disegerakan jodohnya. Amien ya Allah…
waduh , saya kok nda tahu ya
padahal mau ikutan nich
salam kenal dari eko kunjungi blog ku ya
jangan lupa kunjungi situs buatannku
eko.coolpage.biz dan konseling.orgfree.com
Subhanallah,
Namun sy teringat kt orang tua, atau teman-teman yang udah nikah, ktnya setelah nikah bakal berubah 180 DERAJAT. Hmm… Benar ngga ya ?!
yuk nikah :)
aaaaaaaaaaah………..
pengen nikahhhhhh
tapi musti lulus kuliah dulu :(
aaaaaaaaaah
pengen nikahhhh
Insya Allah saya baca-baca lagi nanti, hihihi
Wah siapa yang mau nikah ne…………………………
~ hanggadamai
Hehe..monggo Ngga… undangannya ditunggu Bro ;)
~ fani
yow, samo2.. idak fan.. idak salah :P, hihihihi
~ Dewi
Amiin Allahumma amiin
Do’a yg sm kita panjatkan ya Win..huehekekekeqkqk
~ realylife
waduh (juga), laen kali tongkrongin trus blog saiah Mas, biar bs update info hihihi
~ eko
slm kenal kembali
Oceh Bozz ;)
~ tidak dikenal
wah wah.. smuanya back to niat Mas, saiah tidak tau itu, karna saiah belum sampe fase itu 

unknown identifier??
~ dimasu
hah? hehe..monggo mas, duluan aj juga boleh, saiah lulus doeloe nie
~ natazya
hihiihihi, ternyata kita senasib Bu :D, hihihi..sing sabar…, smuanya akan berjalan tepat pada waktu ketentuannya.. Mari…berjuang tuk cepat lulus..Ganbatte ;)
~ poetra
hehehe…baca-baca lagi dan komen-komen lagi yak
~ indra1082
ya yg belum nikah Mas :P, ente mah ud, emang mau lagi po?:D
hayu hayu hayu cepat lulus! ;)
udah ada PR selanjutnya nieh….
BERKELUARGA hihihi
teman saya yang sudah menikah pernah bilang,
” orang boleh lebih kaya dari saya,
mereka boleh punya rumah lebih bagus dari saya,
mereka boleh puya emas permata yang sangat indah dan sangat mahal,
namun saya punya sesuatu yang lebih berharga dari itu,”
sya balik bertanya “apa itu prend?”
dan dia jawab ” saya puya perhiasan yang tak ternilai, dan jauh lebih berharga yaitu Istri yang solihah”
saya cross check ke bapak saya apakah hal ityu benar,
n beliau menjawab “IYA, istri yang soliha jauh lebih indah dari perhiasan manapun yang ada di dunia, dan 1 hal lagi DOA ISTRI YANG SOLIHA SANGAT DIDENGAR OLEH ALLOH SWT”
SUBHANALLOH….
what a wonderful wife/////
wah..bagus2..bisa utk ‘bekal’ nanti
ayo cpt lulus!!
Natazya, yuuk mari..Smg Allah beri kita kemudahan yak..Amiin :)
adek k-6, sipp, smoga qt bs cpt lulus yak;), amiin..
Subhanallah.. artikelnya brguna bgt.. kebetulan baca ini krn beberapa jam lagi drmh ada tamu yg ingin mengenal ana (taaruf). Mhn doanya dimudahkan urusan dan diberi keputusan yg terbaik oleh Allah.. Jzk.
‘first time’T_T
terimakasih artikelnya………. sangat bermanfaat sekali buat saya………. tambah lagi ya artikelnya terutama persoalan yang uptudate tentang keislaman
Artikel yang bagus mel…
Ad yg nyrempet2 dikit ne…
“sebagai contoh hal yang dasar adalah, kulit sawo matang, hidung tidak mancung, pipi tembem, dan hal lainnya yang kita harus ridhai dan syukuri:) ”
hihihi aku banget tuh mel..
Tapi ak bersyukur kok mel atas ap yg dikaruniakan Allah SWT kepadaku… ;)
Jadi pengen nikah ni mel…heheh
Tapi masih ada beberapa point yg nilainy msh minus neh…
Assalamu’alaikum ..
artikelnya insya4JJl bermanfaat
saya boleh copas artikel ini ke blog saya g?
dicantumkan sumbernya ko…
makasih sebelumnya ya :)
monggo
jazakumullah khair..
dah saya copas :)