Apa itu Bendahara Pengeluaran dan tugasnya? *Bagian 1*

hffh… dah lama juga blog ini hampir Jablay, saat aku putuskan untuk apdet blog ini, aku sebenarnya tidak begitu jelas juga apa yang hendak aku tulis, ya sudah mengalir sajalah “batinku” (goodluck)

Ngg.. crita apa ya, crita masalah kerjaan dulu kali ya, nah semenjak 1 bulan menjabat jadi Bendahara, tepatnya sebagai Bendahara Pengeluaran, ada banyak hal juga yang bisa aku pelajari, meski sampai sekarang smua kerjaan masih ketar ketir dan aku masih butuh waktu untuk terbiasa akan tanggung jawab ini (eyeroll) ,  ok mari pertama kita bahas dulu sebenarnya apa arti dan tugas dari Bendahara disini, sesuai dengan materi dari Sertifikasi Diklat Teknis Substansi Bendahara Pengeluaran yang tahun lalu aku ikutin **yang secara ga sengaja alhamdulillah bisa lulus (goodluck) ** , yakni berdasar Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No 73 Tahun 2008, pengertian dan tugas Bendahara (dalam Pasal 1) adalah :

Bendahara adalah setiap orang yang diberi tugas menerima, menyimpan, membayar dan/atau menyerahan uang atau surat berharga atau barang-barang negara

Sebelumnya disini akan aku perjelas dahulu Bendahara ada banyak macamnya, yaitu :

  1. Bendahara Umum Negara (BUN), adalah pejabat yang mempunyai kewenangan untuk melaksanakan fungsi pengelolaan Rekening Kas Umum Negara, dalam hal ini adalah Menteri Keuangan.
  2. Kuasa Bendahara Umum Negara (Kuasa BUN), adalah pejabat yang memperoleh kewenangan untuk dan atas nama BUN melaksanakan fungsi pengelolaan Rekening Kas Umum Negara, dalam hal ini adalah Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN)
  3. Bendahara Pengeluaran, adalah orang yang ditunjuk untuk menerima, menyimpan, membayarkan, menatausahakan, dan mempertanggungjawabkan uang untuk keperluan belanja negara dalam rangka pelaksanaan APBN pada kantor/satuan kerja Kementerian Negara/Lembaga
  4. Bendahara Penerima, adalah orang yang ditunjuk untuk menerima, menyimpan, menyetorkan, menatausahakan, dan mempertanggungjawabkan uang pendapatan negara dalam rangka pelaksanaan APBN pada kantor/satuan kerja Kementerian Negara/Lembaga

namun kali ini pembahasan yang aku maksud adalah secara spesifik untuk Bendahara Pengeluaran saja (selanjutnya kadang aku singkat menjadi Bendahara saja), karna itu yang terkait dengan tugasku saat ini (goodluck) ,, baik kita lanjutkan :

Bendahara Pengeluaran adalah pejabat fungsional yang secara fungsional bertanggung jawab kepada Kuasa Bendahara Umum Negara (dalam hal ini KPPN selaku yang berwenang) atas pengelolaan uang yang menjadi tanggung jawabnya.

Baik kita coba definisikan satu persatu tugas-tugasnya,

  • Bendaraha pengeluaran adalah orang, berarti jelas dia adalah manusia bukan yg lainnya *hya iyalaaaah (idiot) :D
  • kemudian ia ditunjuk *berarti ditunjuk dalam hal ini oleh Kementerian Lembaga atau dalam lingkup ini adalah Pimpinan Satuan kerja selaku kuasa pengguna anggaran (KPA) *

Lalu untuk menerima, menyimpan, membayarkan, menatausahakan dan mempertanggungjawabkan uang yang berada dalam pengelolaannya adalah merupakan fungsi kebendaharaannya, dengan penjelasan Sbb :

  • Tugas menerima mengandung pengertian bahwa Bendahara harus mengadministrasikan dengan baik aliran kas masuk yang diterimanya
  • Tugas menyimpan mengandung pengertian keamanan dan keselamatan dari kas yang diterimanya menjadi tanggung jawab bendahara
  • Tugas membayarkan merupakan tugas fungsional bendahara yaitu membantu pelaksanaan pembayaran belanja negara pada tingkat satuan kerja yang tidak dapat secara langsung dibayar oleh Kuasa Bendahara Umum Negara, untuk pelaksanaan ini bendahara mendapatkan Uang muka kerja yang selanjutnya dikenal dengan istilah Uang persediaan (UP) *Pembahasan UP stelah uraian ini*
  • Tugas menatausahakan mengandung pengertian seluruh kegiatan Bendahara (fungsi kebendaharaan yang telah disebutkan diatas) harus diadministrasikan dengan menggunakan prosedur sesuai kaidah pengendalian internal
  • Terakhir,  Tugas mempertanggungjawabkan mengandung pengertian bahwa bendahara baik sebagai pemberi tugas atau penerima tugas, dapat memastikan bahwa tugas yang diberikan terlaksana dengan baik dan mengkomunikasikan pelaksanaan tugasnya sebagai bentuk dari pertanggungjawabannya. Adapun sarana pertanggungjawaban yang digunakan adalah berupa Laporan pertanggungjawaban (LPJ).

Ok, tadi diatas sudah disinggung mengenai UP, lalu apa itu UP ?

Berbicara mengenai UP berarti kita berbicara mengenai lingkup globalnya Kas yang dikuasai, dikelola dan di bawah tanggung jawab Bendahara Pengeluaran, UP merupakan salah satu dari kas tersebut, dimana sebagai bagian dari kas, ia harus dikelola dan ditatausahakan sesuai dengan ketentuan, mari kita simak bagian-bagiannya ;) :

  1. Uang Persediaan (UP) adalah  uang muka kerja dalam jumlah tertentu yang bersifat daur ulang (revolving), diberikan oleh Kuasa Bendahara Umum Negara kepada Bendahara Pengeluaran untuk membiayai kegiatan operasional sehari-hari satuan kerja yang tidak mungkin melalui mekanisme pembayaran langsung. Prosedur untuk mendapatkan UP ini adalah Bendahara mengajukan Surat permintaan pembayaran UP (SPP-UP) kepada Pengguna Anggaran/Kuasa Pengguna Anggaran untuk diterbitkan Surat perintah membayar UP (SPM-UP) berdasar Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA), lalu berdasar SPM-UP ini KPPN menerbitkan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) untuk rekening Bendahara Pengeluaran dan pada akhirnya dapat digunakan oleh Bendahara pengeluaran berdasar Petunjukan Operasional Kegiatan (POK) DIPA tahun anggaran berkait.
  2. Ganti Uang Persediaan (GUP), adalah sama hal nya dengan UP, jika UP hanya dimintakan pada tiap awal tahun anggaran, maka GUP merupakan UP yang telah digunakan untuk membayar belanja untuk dimintakan penggantian kepada KPPN agar UP kembali ke jumlah semula melalui pengajuan SPP-GUP dan SPM-GUP yang sekaligus juga merupakan dokumen pengesahan terhadap belanja yang dibayar dengan UP pada bulan-bulan setelah diajukannya UP di awal tahun Anggaran, adapun sisa UP ini pada akhir tahun anggaran harus disetor kembali ke rekening kas negara selambat-lambatnya pada tanggal 31 Desember tahun anggaran berkenaan.
  3. Tambahan Uang Persediaan (TUP), adalah uang yang diberikan kepada satuan kerja (melalui bendahara pengeluaran) untuk kebutuhan yang sangat mendesak dalam satu bulan melebihi pagu UP yang ditetapkan, sama halnya dengan UP dan GUP, TUP diajukan melalui SPP-TUP dan SPM-TUP dengan kelengkapan dokumen-dokumen sebagai persayaratannya (Rincian penggunaan dana TUP dari KPA, Surat pernyataan dari KPA, dan rekening koran yang menunjukkan saldo terakhir)
  4. Pungutan / Potongan pajak, Bendahara pengeluaran sejalan dengan fungsinya melakukan pembayaran, melekat pula fungsi sebagai wajib pungut dimana dalam melakukan pembayaran wajib memperhitungkan kewajiban-kewajiban baik berupa pajak maupun bukan pajak dari pihak ketiga kepada negara. Atas transaksi pengadaan barang dan jasa, maka bendahara memastikan apakah transaksi tersebut terutang pajak kepada negara atau tidak, jika ada, maka harus dipotong pajak dari total nilai belanja yang akan dibayarkan sehingga pihak penjual atau pemberi jasa hanya akan menerima nilai bersih setelah pajak. Lalu penerimaan pajak ini harus disetorkan Bendahara melalui formulir Surat Setoran pajak (SSP), dimana SSP dianggap sah apabila telah mendapatka nomor transaksi atas penerimaan negara dan nomor transaksi dari tempat penyetoran pajak (nomor transaksi bank atau nomor transaksi kantor pos).
  5. Uang dari Kas Negara melalui Surat Perintah Membayar Langsung (SPM-LS), adalah surat perintah membayar langsung kepada pihak ketiga yang diterbitkan oleh Pengguna Anggaran/Kuasa Pengguna Anggaran atas dasar perjanjian kontrak atau surat perintah kerja lainnya, Uang ini menjadi tanggung jawab bendahara untuk dibayarkan kepada pihak yang telah diajukan dalam SPP-LS sebagai penerima, dimana transaksi yang berkaitan dengan penerimaan kas dari SPM-LS tersebut harus dicatat dan dilaporkan oleh Bendahara Pengeluaran, apabila kas dari SPM-LS ini tidak seluruhnya dibayarkan maka sisanya harus disetor ke kas negara sebagai pengembalian Belanja (SSPB) *CMIIW*

ehem.. *scroll ke atas*, spertinya panjang juga pembahasannya, Ok lhah spertinya aku cukupkan dulu sampe disini, nti smoga ada waktu ku lanjut dengan pembahasan yang laen **semoga (worship) ** , hehe.. disini kutuliskan kembali untuk dokumentasi belajarku, dan terus terang, aku jg masih Learning by Doing, masih selalu saja ada yang salah tiap hal yang kukerjakan, mulai dari pencatatan kas, perhitungan pajak, penyetoran pajak atas nama rekanan yang salah tulis *akhirnya bisa diselesaikan dengan prosedur pemindahbukuan di kantor pajak*, pelaporan LPJ, dan pelaporan-pelaporan lainnya yang masih banyak kekurangan disana-sini, learning by doing banget, maklum aku bukan jebolan akuntansi atawa sarjana ekonomi, namun itu bukan alasan untukku untuk tidak mau belajar sesuatu hal yang baru, aku percaya, tak ada yang sia-sia, aku percaya klo ga salah ya ga belajar, aku percaya dimana ada kemauan disitu akan ada jalan, J.A.N.G.A.N   M.E.N.Y.E.R.A.H (rock) !! *CMIIW*

Sumber:

1. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 73/PMK.05/2008

2.Ak, Sumini. 2009. Modul Pembukuan dan pertanggungjawaban Bendahara Pengeluaran. Pusdiklat Anggaran dan Perbendaharaan.

PS: mohon maaf jikalau ada kesalahan dan kekurangan dari segi penulisan, skali lagi CMIIW (bye)

95 Responses to “Apa itu Bendahara Pengeluaran dan tugasnya? *Bagian 1*”

  • mifta says:

    comment dulu baru dibaca (scenic)

  • suzan says:

    yuk, apa kabarnya udah lama gak ketemu sama Amel… kapan ke Palembang lagi :D
    gak pengen apa ikutan WSDPA :D

  • akhmad says:

    ckckckck…tulisannya abdi negara berat pisan euy,,, (goodluck)

  • hai…..sy juga bendahara pengeluaran (tapi bulan depan mo berhenti…hehehe)

    tp dah sempet bikin forum bendahara.com (tujuannya buat tempat mencari solusi para bendahara,mengatasi interfensi dsb) ……. :)

    berminat jadi salah satu admin ?

  • hai…salam kenal

    sy juga bendahara pengeluaran & setelah 2th-an , bulan depan ada rencana mengundurkan diri…

    tp dah sempet bikin forum bendahara (http://bendahara.com) tujuannya sbg tempat untuk mencari solusi para bendahara…(mengatasi interfensi dsb)

    berminatkah jadi salah satu adminnya?

    • Herdion says:

      gmn klo makan minum pegawai (kotakan) kita pesan melalui CV yang bergerak di bidang catering pajak apa aja yang dipungut……

  • wah…komen pas jaringan gk stabilnya juga ternyata dah masuk…. :) salah satunya dihapus aja mba……..

  • eko masih maresa kecil.. says:

    wah kyknya emang bener2 belajar betul ya mbak amel ini…ampe segitunya di jelasin (dance) klu bisa ceritanya di lanjutkan mel…bagimana suka duka menjadi bendahara de el el….tulisanmu mantap juga…kyknya ada bakat terpendam jadi penulis tuh kenapa ngk di coba aja…hahahha (LOL)

  • wiwid abis makan says:

    waduhhh mel kayaknya diklat tahun lalu nempel bener kayaknya :-D kalo eyke mah ngantuk terus bawaannnya (funkydance)

  • eko masih marasa kecil.. says:

    di kembangain to…nulisnya jangan cuma di blok sendiri aja…coba di koran ato sekalian di majalah wanita…kan bisa buat tambahan bener ngak mbak wid????emang masih nempel di jidadnya kyknya mbka wid karena sering nepok jidad kok dianya :-D apalgi catatannya…sedangkan punyaku aja masih tersimpan rapi di lemari…ngk tau klu punya amel???paling dah mulai lusuh karena sering di baca…. (lmao)

  • Rhiya... says:

    kan enak jadi Bendahara mbak… banyak Suka Dukanya Lho….

  • dede imran says:

    baru beberapa bulan dah bosen mengemban tugas ini, banyak sekali dosa nya ………. (hassle)

    • resiko, pertanggung jawaban, dikembalikan lagi ke niat masing-masing Mran :) ,, Hanya Allah yang Maha Tau,, smg Allah melindungi kita dari amarah dan Jalan yang salah… amiin..

  • ansor says:

    tau peraturannya gak kalo kas tunai harian di bendahara pengeluaran gak boleh lebih dari 10jt??? (thinking) (thinking)

    • untuk peraturan tertulis, terus terang saya juga belum pernah membaca, namun hal ini pernah disampaikan secara lisan oleh pengajar waktu saya ikut Diklat DTSS Bendahara Pengeluaran (goodluck)

  • nisa says:

    mba boleh ga aku ngambil kata”nya buat laporan kerja praktek aku…aku kebetulan banget kerja praktek nya di kantor pelayanan pajak dan semua yang diceritain mba disini, kau pun ngerjain nya..cuma bingung nyusun katanya he..gimana, boleh ga????ga ngambil semua nya juga ko he ;-)

  • SUKARDI says:

    met mlm….!!! numpang nanya…ngk terlalu ribet juga sich…maklum anak baru dalam dunia keuangan hehehe…..langsung az ya !!!! apakah pada Laporan keuangan (SPj) untuk UP perlu dilampirkan Bukti Pengeluarannya juga atau bukti tersebut dilampirkan pada GU saja,,,dengan kata lain berarti untuk pertanggungjawaban UP tidak perlu dilampirkan buktinya. masih….sorry

    • untuk sekarang yang saya tau tiap mengajukan GUP, SPM yang diajukan hanya dilampiri SPTB saja, untuk SPJ ga perlu lagi,

      biasanya SPJ itu diperlukan untuk laporan LKKA yang diminta oleh KPPN, namun karna skarang KPPN *di kota saya, ga tau klo di tempat lain* tidak meminta lagi laporan tsb, jadinya SPJ tidak sampai lagi ke tangan KPPN,

      akan tetapi, terkadang msh ad instansi internalnya yang msh meminta laporan tsb, contohnya di instansi saya, BMKG, masih ada membuat Laporan LKKA per bulannya, yang mana per selain SPM, SPP,SPTB juga dilampiri fotokopi SPJ atau bukti pengeluarannya tersebut, demikian, smoga bisa membantu (goodluck)

  • rany says:

    mo nanya neh mba’ soalx aq jg msh br d’dunia perbendaharaan..hehehe..lngsng aja yah…dlm realisasi dana GU apa hrs berpatokan pd UP?mksudx dlm pengajuan SPP UP kan qt dimnta utk mmbuat rincian kegiatan penggunaan dana misalx biaya mkn mnm,atk,dll,apa utk GU slnjutx kegiatanx hrs itu2 jg…thanks yah mba’ ntuk infox…. :-)

    • sbenere patokannya DIPA dan POK satker masing2, ad ga kegiatan it tercantum, ke UP maksudnya jumlah UP ya? misal UP nya 50jt, iya brarti minimal untuk bs GU jumlahnya 75% dari jumlah UP, misal 75% dari 50 jt = 37,5 jt

      untuk selanjutnya apakah hanya itu2 sj, jawabannya relatif, tergantung apakah dalam perencanaan sesuai DIPA dan POK kegiatan2 it memang rutin ad setiap bulan, namun biasanya sperti ATK contohnya, tiap bulan slalu ad, tp balik lg ke Pemegang kebijakan, apakah mw dicairin anggaran kegiatan tsb tiap bulan atau 2 bulan sekali.. CMIIW :)

  • HASPIN says:

    Thanks infox moga sukses

  • ranran says:

    salam kenal mbak, sy juga baru niy berurusan dengan keuangan,
    menyenangkan sekali membacanya,
    btw, kl pengeluaran yg melalui UP (uang persediaan) itu kan terkadang dibayar langsung oleh org yg berurusan, apakah bendahara pengeluaran jg wajib memungut?

    • alhamdulillah smg bs bermanfaat :)

      maksudnya LS ke rekanan ya? atau pajak? maksud memungut tulisan diatas adalah perihal pungutan pajak, jd bendahara it wajib pungut pajak atas setiap kegiatan yg jumlah nya memenuhi wajib pajak.

      untuk mekanisme dibayar langsung oleh yg bersangkutan *dalam hal ini rekanan misalnya*, it brarti bendahara sudah melakukan wajib pungutny secara tidak langsung *dengan mengurangi jumlah yg hrs dibayar dengan pajak yg telah dibayar*, dan mencatat hasil pungutannya tsb *hanya tinggal mencatat sj* :)

  • ranran says:

    memungut pajak spt PPN dsb maksudnya…

  • beth says:

    salam kenal, mbak, boleh ikutan belajar tentang mekanisme pencatatau UP/TUP di buku pembantu UP/TUP gak? aku baru aja terdampar jadi pegawe negri dan lsg dibawah bendahara, ni lg bingung ttg pencatatan di BP UP/TUP. Thx b4.

  • dewi purnamasari says:

    hua hua,,,,,tiba tiba jadi bendahara,……visi misi yang gak gombal aph y? :-) ;-)

  • rahmii zaiimsyaah says:

    emmmmmbbb,,, kebetulan nee ane jadii bndhraaa,,, akhii and akhwat doain anee yaaa,,, smoogaaa biisaa mengemban amanahh neee dgaann baaeegg.. aaaaaaaammmmmmiiiiiiiiinnnnnnn

  • Iis says:

    Salam kenal Mbak,, lanjutin lagi dong tulisannya,,bermanfaat sekali loh untuk bendahara palagi pemula hehe tks mba.bisa minta emailnya mbak

    • salam kenal, hehe… iya, blm sempat lagi ni mb, kerjaan numpuk, kebanyakan wara wiri krn jd bendahara emang hrs siap jd superman/superwoman,ngrangkap2 ngrancang kegiatan dsb,, teori diatas ttg definisi bendahara memang indah, tp kenyataannya ttp ga bs ideal, sbg bawahan jg mesti banyak ngalah dan bijak menghadapi sgala tekanan *halah malah curhat (lol)

      alamat email sy: amalia.solicha@gmail.com ,,monggo:)

    • icaay says:

      mf klau boleh saya tau mba ini iis org mn yh? coz saya jg punya saudara yg da di kaltim nama’y iis. dan kbetulan jg nama sya iis. heheheheheheheh (lmao) (lmao)

  • shinaru says:

    wah, makasi mb…tulisannya pencerahan bgt! aq baru aj ditunjuk jd bendahara walo g ada basic keu sama skali, n baru mw ikutan diklat bendaharanya. belom mulai aja udh kebayang nih pusingnya.. (sick)

    • sama :D,, ga ad basic keu jg, dulu waktu jaman sekolah paling benci klo ditunjuk jadi Bendahara, mending jd ketua atau sekretaris dah klo ad kegiatan apa-apa daripada jadi bendahara, e ga taunya malah karma jg, pas kerja malah jd bendahara (doh)

      gpp,, smuanya bisa klo kita mau, ga sulit insya Allah, ttp smangat aj, trus pelan2 aj memahami smuanya, kemudian harus banyak2 berlapang hati dengan apa yg dihadapi, bila ada kesalahan yg dibuat dalam prosesnya anggap sbg pembelajaran, jangan malu bertanya jika ga tau, it saja tipsnya (goodluck)

      klo mau tanya, bs daftar ke http://www.bendahara.com ,, dsn forum ny para bendahara, ad kang mas Riva sang admin yg baik hati mw jawab n share info2 perihal kebendaharaan dsn, so.. jangan ragu, come n join us, ga sendirian jd nya, banyak teman spenanggungan (goodluck) *btw ni jawaban komen lebih panjang dari yg nanya* (lmao)

  • icaay says:

    mnjdi bendahra adlh tugas qt dlm brorganisasi,

  • johana says:

    Kok gak ada tugas bendahara (heart_beat) (ninja)

  • zaki says:

    hmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm

  • zienk says:

    (angry) (idiot) ko gx ada tgs bendahara

  • ZAKI says:

    peran2 bendahara …….jg perlu dilakukan
    (idiot) ( :-))

  • clara says:

    pran2 bendahra nich!! (music)

  • DESY SUSANTY says:

    thank ya ats infonya
    :-)

  • A Efhi says:

    Ass. Salam kenal,…
    Bagus juga tuh tulisannya, dan sangat membantu bagi saya,…
    kebetuluan baru seminggu nih aq ditunjuk jadi bendahara,…
    terusin dong ceritanya,….
    Tq.

  • lams gallery says:

    buat yag lagi nyari aplikasi BENDAHARA, dah termasuk LPJ dan SPTB nya kaya yg dibahas ..hehe.. :-) silakan kunjungi web sy.. tq

  • aim_tea says:

    wah …hebat ya..!! pantesan pas wkatu diklat fungsional di kinasih …liat hp terus alias ngeneet terus…!! ini toh …hebat ya…!! ok dech klo gitu …tahun ini saya jadi bendahara pengeluaran…mohon di bimbing ya…!!! dari manado ya…!!! inget ga?? yang baca namanya pakai huruf c…!!! ntar pake telp aja ya..!!! hehehe..!!! :-D

  • Budiawan,Bali says:

    (banana_rock)
    Bendahara memang berat kalo dikerjaain sendiri tapi ringan kalo hanya bayar dan bukukan sesuai perundang-undangan heheheeeeeeeeeee

  • avathard says:

    hehehe, mo nambah saja,
    siapa tau ada yg mau bertanya, kita punya websitenya khusus para bendahara
    alamatnya
    http://bendahara.com
    ntar disitu bnyak yg bisa bantu, makasih

  • inu says:

    aslm. pa kabar amel? masih inget inu? waah dah lama ga ketemu ya… btw, inu lagi belajar jadi bendahara nih. izin co-pas yah tulisannya. maklum lagi otodidak nih. tk

    • wa’alaikumslm wr wb,mb inuuu? ilkom 38?:) ,insya Allah msh inget lha mbaa (cozy) , alhamdulillah baik mb, mb gmn? :) ,mb jd bendahara jg? (woot) , dines dmn mb? :) ,monggo mba.. amel jg sm otodidak jg :D

  • Rina Astuti says:

    Sangat membantu bagi saya memahami tentang bendahara.. saya baru keterima PNS dan sekarang sedang menjadi bendahara kegiatan penelitian. salam kenal mba :)
    ooh iyaa saya juga lulusan IPB :)

  • eka cs says:

    bendahara termasuk jabatan fungsional tertentu lalu apakah juga terdapat penilaian angka kredit seperti halnya auditor, widyaiswara dalam proses kenaiakan pangkatnya ??? mohon infonya ya..

  • meithata says:

    likeee (headspin)

  • Mumet says:

    Ada yg udah pernah pake aplikasi web Bendahara di http://bku.hpaservices.net blm?, share donk…. cara pakenya, Trims…. http://amaliasolicha.com/wp-content/plugins/smilies-themer/plurk/worship.gif

  • arman says:

    Slm kenl mbak amel, (bye) btw sy suka dengan blog ini mbak, krn sya bisa tahu tugas dan fungsi sebagai bendahara pengeluaran yang bru ja q jabat. dan itu menurut sya menjadi tanggungjawab berat yg harus sya emban dari atasan. tapi dengan adanya rubik ini sya agak lega dikit karena sya bisa berkomunikasi dengan yg lainnya. tpi yang pertama sya ingin tanyakan adalah berdasarkan permenkeu no 73 tahun 2008 adalah jika terjadi kesalahan SPJ itu adalh tanggung jawab siapa mbak? pda hal yg slm ini sya tahu tugas dan fungsi bendara hanya memungut/memotong/menyetorkan pajak, membuat pengesahan,SPP dan SPM dan mencairkanya, sedangkan untuk koreksian SPJ itu tidak ada pada kewenangan bendahara begitu sepengetahuan sya mbak. terimakasih. :-)

    • salam kenal juga mas :), maaf ya br dibales (goodluck)

      iya, sejatinya di peraturan seperti itu, namun pada kenyataannya bendahara mau ga mau harus mengecek jg kelengkapan SPJ karna di kuitansi ada kata “lunas dibayar” itu brarti scara ga langsung sudah mengakui itu benar dan lengkap, jd ga mungkin boleh dibayar klo ga lengkap, kebetulan ga ada tim SPJ jg di kantor (klo di kantor pusat mungkin ada tim SPJ), apalagi saat ada audit, jd mau ga mau harus di cek jg hehe.. itu yg sy hadapi scara nyata je :D

  • hermanto says:

    lam knal bt mba, stlah mbca sya yg bru akan mnjadi BP udah bisa menyimak pnjlsan nya (woot) (woot)

  • jumeida says:

    Ass. maaf saya mau nanya,boleh gak dua satker tapi bendahara pengeluaran nya satu orang????

    • wa’alaikumslm wr wb, wah, pasti pusing sekali itu mba ya klo bener terjadi, mmm.. sepengetahuan saya, rekening bendahara lebih dari satu satker itu ada terjadi, berarti boleh2 saja mba :)

  • Farid says:

    Minta tolong mba kalo ada dasar2 pembukuan bendahara pengeluaran :-)

    • kemarin saya dapetnya hardcopy mas :D, biasanya klo ikut diklat pasti dapet diktatnya, cb ditanyakan ke org di satker mas yg pernah ikut diklat bendahara mas :)

      atau cb gabung ke group bendahara di facebook, pernah ada temen yg nawarin mw share bahan diklat bendahara, gabung aj dulu ya mas :)

  • Hariyani says:

    haaaaaaaaa (doh) (doh)

  • ratih says:

    Slam kenal mb…..kbetulan sy dithn 2012 ini dtunjuk mjd bendhr pengeluaran untk saat ini sy msh pusing,bingung+timbul rasa kawatir. Mohon bantuan bimbinganya ya mb

  • ratih says:

    Slam kenal mb…..kbetulan sy dithn 2012 ini dtunjuk mjd bendhr pengeluaran untk saat ini sy msh pusing,bingung+timbul rasa kawatir. Mohon bantuan bimbinganya ya mb :-)

  • ngasri says:

    makasih banget mb artikelnya, sangat bermanfaat sekali, tolong donx ditambah lagi, kebetulan sya juga baru ditunjuk sbg bendhra pengeluaran proyek, jdi sya bth bhn bacaan, thanx

  • Ginna says:

    ass… mau nanya mbaa ,
    klo yang bikin SPP itu bendahara pengeluaran atau PUM? trs klo tugas Bendahara Pengeluaran dalam Pengeluaran Kas untuk Biaya Perjalanan Dinas ngapain ajaa? mohon bantuannya y mba.. :-D
    makasih banyaaak,, sukses slalu :-))

Leave a Reply

:-)) :-) :-D (LOL) :-P (woot) ;-) :-o X-( :-( :-& (angry) (annoyed) (bye) B-) (cozy) (sick) (: (goodluck) (griltongue) (mmm) (hungry) (music) (tears) (tongue) (unsure) (highfive) (dance) (doh) (brokenheart) (drinking) (girlkiss) (rofl) (money) (rock) (nottalking) (party) (sleeping) (thinking) (bringit) (worship) (applause) 8-) (gym) (heart) (devil) (lmao) (banana_cool) (banana_rock) (evil_grin) (headspin) (heart_beat) (ninja) (haha) (evilsmirk) (bigeyes) (funkydance) (idiot) (lonely) (scenic) (hassle) (panic) (okok) (yahoo)