Kulihat,
puing-puing sedang tergeletak
tak mampu dimengerti seperti apa bentuknya
tak menemukan pula perekat didekatnya
kalaupun ada ternyata tak semudah itu untuk mendapatnya
Kupikir,
Sepertinya puing-puing itu sedang ingin sendiri
mreka ingin sekali menjadi bentuk semula, menjadi sebuah benda bernama hati
Kuangkat,
Lempengan pipih itu, sebuah pesan tergores
Kutemukan,
kata ‘Sepi’, owh.. ada apa gerangan terjadi?
Kubaca,
Pesan selanjutnya…
Sepi, tak berarti tiada teman …
sore hari,
sembari ditemani lagu tombo ati..
sehabis mengeringkan kelopak mata kerana teringat kesepian ini..
akhirnya tak lama senyum it tersungging kembali..
Bukan bermaksud tak mensyukuri..
nikmatNYA yang telah diberi..
namun kadung hati mungkin masih terasa nyeri..
walau sampai mati ikhtiar ini takkan pernah terhenti..
teringat saudara saudari..
ah, memori..
kadang nyeri, kadang berseri..
sunnatullah illahi..
bahwa ia adalah suatu hal yang …
N then… lagi seneng nasyid ini juga :) , “warna warna cinta by brother “^^,, klo mellow nya kambuh pas lg denger lagu ini, Could’nt stop my tears to fall gt deyh… *begitu banyak persediannya ya ternyata..dan ternyata luka itu msh menganga Rabb :cry:
Mereka berkata, hidup penuh kan cinta
Agar sejahtera
Aman …
Last night, I Approved some message from my sister :
Sebuah Nama
Kutoreh lagi
di dingin angin
lalu mendesir..
Setangkai duka
kutanam lagi
di kristal salju
lalu mencair..
Seteguk cinta
kukenang lagi
di dasar yang hampa
kering dan getir..
fffhh… Speechless dab :( , but I reply it as soon as possible..
Di keramaian kegelapan malam
sendiri terpaku
menatap langit jogja yang kelam
hhuuff, sedang mendung
para Bintang sedang mengalah dgn kelamnya awan hitam itu
tapi,,
sedari tadi hujan deras sudah turun di hatiku
illahi Rabbi…
Biarkan hamba menumpahkan smuanya
biarkan ia tetap mengalir deras utk beberapa waktu
biarkan ia membasahi hati yang kesat dan bernoda ini
smoga esok Rajanya ini dpt pulih
sepulih …
Semalam Seseorang mengirimkan pesan singkat ke “Gaia” ku, katanya Judulnya “Berpaling” :
Hari yang panjang
Meninggalkan bayangan Pada kerut muka & lubuk hati
Rindu tak menentu
Tak mungkin tertampung
Dalam teriak atau tangis sendu
Dengan berdiam diri Apa kau akan mengerti & berpaling
Tanpa sekali kuucapkan kata
*ugh.. Jleb jleb jleb.. :(
Melaluimu, kumengerti
Batas yang tak bisa kulewati
Meski sedalam apapun
Ku menyadari, apa yang terjalin
Atas hari – hari yang berlalu…
Kita tetap kita,
Saling bicara sebagaimana adanya
Mengungkapkan apa saja
Tentang kisah – kisah hidup kita
Aku benar benar mengerti
Ada batas yang tak bisa kulewati
Maka, bila asa ini tumbuh
Ku tahu apa yang terjadi
Tak akan ada waktu yang …
Mampukah aku menjadi seperti Siti Khadijah ?
Agung cintanya pada Allah dan Rasulullah
Hartanya diperjuangkan ke jalan fisabilillah
Penawar hati kekasih Allah
Susah dan senang rela bersama
Dapatkah ku didik jiwa seperti …
Ruang itu bernama Ukhuwah dan Cinta
tempat dulu kita bertemu..
Sejarah itu bernama Rindu
yang merekam kisah kita dalam balut kasih persaudaraan..
Udara itu bernama Asa
yang trus setia memberi semangat pada kehidupan kita..
Selamat berjuang di bulan penuh berkah
Smoga menjadi PEMENANG..!! ;)
Duhai keponakan kecilku ..
Tumbuh dan berkembanglah engkau
Seperti elang yang tak pernah berhenti
Mengepakkan sayapnya tuk menggapai impian
Duhai keponakan kecilku ..
Kabarkan pada seluruh isi bumi
Bahwa engkau kan membanggakan ayah dan ibumu
Melalui derap langkah mu yang tegak memandang masa depan
Duhai keponakan kecilku ..
Berdo’alah selalu pada Pemilik Jiwa Sejati
Agar selalu menuntun mu dalam kegelapan
Layaknya …